Di balik layar

Saya terbiasa menghabiskan waktu dengan ponsel. Dimanapun saya berada,mataku selalu tertuju pada layar. Aku merasa dekat dengan banyak orang, padahal jarang berbicara langsung .

Suatu hari, disekolah melarang penggunaan ponsel saat sekolah awalnya aku merasa tidak nyaman namun perlahan, aku mulai berbicara, tertawa dan belajar Bersama

Saat itulah aku menyadari,teknologi memang memudahkan hidup,tetapi hubungan emosional tumbuh dari tatapan,suara dan kebersamaan nyata sejak hari itu aku belajar menggunakan teknologi dengan bijak tanpa melupakan perasaan manusia.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *