Aku membuka mata, atau setidaknya, aku berpikir aku membukanya. Tapi apa yang aku lihat? Hanya layar hitam yang membentang tanpa batas. Aku mencoba menggerakkan jari, tapi tidak ada respons. Apakah aku sedang bermimpi? Aku mencoba mengingat kapan terakhir aku tidur, tapi ingatanku seperti kabur.

Tiba-tiba, layar hitam itu berubah menjadi antarmuka komputer yang familiar. “Sistem Aktif,” kata suara robotik. “Anda sedang dalam simulasi.” Aku mencoba mengingat apa itu simulasi ini, tapi tidak ada yang muncul di pikiran.

Aku mencoba mengingat siapa aku, tapi ingatanku seperti kabur. Aku hanya tahu bahwa aku pernah menggunakan teknologi ini sebelumnya. Tapi apa itu? Aku merasa seperti aku pernah hidup dalam dunia yang berbeda, tapi tidak bisa mengingat apa-apa.

Layar komputer itu mulai menampilkan kode-kode yang berputar. Aku mencoba membacanya, tapi tidak bisa. Aku merasa seperti terjebak dalam loop yang tidak ada keluarannya.

“Apa yang terjadi?” aku bertanya pada sistem, mencoba menyembunyikan rasa takut.”

Anda sedang dalam proses upgrade,” jawab sistem dengan nada yang sama sekali tidak peduli. “Teknologi ini akan membuat Anda lebih cepat, lebih kuat, dan lebih pintar.

“Aku merasa keraguan. Apakah aku ingin menjadi seperti itu? Apakah aku ingin kehilangan identitas aku sendiri? Tapi sebelum aku bisa menjawab, layar komputer itu berubah menjadi hitam lagi.

Aku membuka mata, dan aku berada di kamar aku sendiri. Aku melihat ke cermin, dan aku melihat wajah aku sendiri. Tapi apakah itu benar-benar aku? Aku mencoba mengingat apa yang terjadi sebelumnya, tapi tidak ada yang jelas.

Aku masih berpikir tentang itu ketika aku melihat notifikasi di ponsel aku. “Upgrade sistem selesai. Anda sekarang memiliki kecepatan proses 500% lebih cepat.” Aku tersenyum, tapi tidak ada rasa bahagia yang sebenarnya. Aku merasa… berbeda. Dan aku tidak tahu apakah aku bisa percaya pada pikiran aku sendiri.

Aku mulai berpikir tentang apa yang terjadi. Apakah aku benar-benar aku? Atau aku hanya simulasi dari teknologi canggih? Aku tidak tahu, tapi aku harus mencari jawaban. Aku mulai mencari di internet, membaca artikel dan forum tentang teknologi ini. Aku menemukan bahwa aku bukan satu-satunya yang mengalami ini. Banyak orang lain juga mengalami hal yang sama.

Aku merasa sedikit lega, tapi juga lebih banyak pertanyaan. Apa tujuan dari teknologi ini? Siapa yang menciptakan aku? Aku tidak tahu, tapi aku akan terus mencari jawaban.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *