KESADARAN TIDAK DIPROGRAMKAN

Cerpen karya: Indira
Informasi datang dari berbagai arah, alat canggih membumbung dimana-mana, satu sentuhan memengaruhi segala informasi. Dalam era digital ini banyak sekali kemudahan yang dapat dirasakan, salah satunya mencari informasi. Tapi dibalik selimut kemudahan ini ada dampak negatif tersendiri bagi yang menyadarinya.
                                                                  
Sinar yang terang itu hampir menandingi sinar sang ratu malam dengan ditemani para dayang dayang nya, menyebar ke tiap belahan bumi, menemani aktifitas manusia yang sangat ribut walaupun gelap telah menyerang.

Dalam gelapnya malam benda pipih itu masih setia menyala, menampilkan berbagai situs web. Jari jari Diara menari nari diatasnya, memasuki berbagai halaman web, besok hari sabtu Diara harus mengumpulkan tugas dari gurunya, ia mencari informasi dari berbagai sumber hingga akhirnya dia menemukan sebuah paragraf yang menurutnya bagus, dengan segera dia menyalin informasi tersebut, tiba tiba dalam benaknya muncul sebuah gelembung pertanyaan
“Apakah artikel yang kubaca ini sudah kucerna dengan baik? Atau sumbernya ini sudah berdasarkan fakta?”
Diara ingat perkataan gurunya waktu lalu “Teknologi boleh maju tapi pemikiran kritis harus tetap memimpin”
Kini Diara sadar bahwa dalam era digital yang serba mudah ini dimana kita hanya perlu mengetik apa yang kita inginkan maka berbagai informasi akan datang dengan sendirinya. Tapi tak semua informasi dilandasi dengan fakta melainkan opini belaka, oleh karena itu Diara mencoba mencari informasi dari berbagai sumber dan membandingan antara satu sumber ke sumber yang lain dan mencari tahu apakah sumber tesebut dilandasi dengan fakta.

                                                          
Sang raja siang telah muncul dari peraduannya sebagai pengingat bagi para manusia untuk menjalankan tugasnya masing masing.
Pagi itu diara menyerahkan tugas yang telah diberi oleh gurunya dengan percaya diri,Diara yakin bahwa nilai bagus yang dikerjakan secara Cuma Cuma tanpa memahami dan menca sumber dan kebenarannya kan sia sia dibandingkan dengan pengetahuan yang diraih dari proses memahami informasi tersebut dengan baik.
Unduh


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *